Kisah Pala Nusantara, Jam Tangan Kayu yang Sukses Jadi Suvenir G20

Konferensi Tingkat Tinggi G20 menjadi ajang promosi berbagai UMKM, salah satunya Pala Nusantara. Kisah Pala Nusantara sehingga didaulat menjadi pemasok suvenir resmi di G20 sendiri sangat inspiratif. 

Pala Nusantara merupakan produsen jam tangan kayu asal Jawa Barat. Keunikan dan orisinalitasnya membuatnya terpilih sebagai pemasok suvenir resmi G20 yang akan diselenggarakan di Bali pada 15-16 November 2022.  

Kisah Pala Nusantara  

Kisah Pala Nusantara dimulai tahun 2016 ketika Ilham Pinastiko mendirikan bisnis ini. Kini menjabat sebagai CEO dari Pala Nusantara, beliau sebelumnya sempat menjadi Co-Founder & Director Research dan Development Product di PT Matoa Indonesia Digdaya, produk jam tangan kayu pertama di Indonesia. 

Kata Pala diambil dari nama buah di Kepulauan Banda, Maluku yang memainkan peran penting di dalam sejarah kebesaran Nusantara di perdagangan global pada masa itu. Para pedagang dari Melayu, Arab, Cina, India, dan Eropa kala itu berbondong-bondong ke kepulauan ini untuk memperoleh pala. Hal ini memunculkan jalur rempah dan asimilasi budaya. 

Penggunaan nama pala tentu menjadi strategi diferensiasi pemasaran produk Pala Nusantara untuk menarik minat pasar. Harapannya, produk Pala Nusantara juga mampu menembus pasar internasional seperti buah pala pada masa kejayaan Nusantara. 

Lebih lanjut, Ilham Pinastiko juga menjelaskan bahwa keterlibatan Pala Nusantara di dalam ajang G20 berawal dari Apresiasi Karya Indonesia (AKI) 2021. Saat itu, Pala Nusantara dipercaya untuk membuat suvenir spesial bagi para jurnalis dan panitia yang menghadiri acara itu.

Usai memberikan produk dan layanan terbaik, Pala Nusantara kembali dipercaya untuk memproduksi 52 unit jam tangan dengan super custom untuk acara peluncuran Side Events G20 di Hotel Kempinski pada Rabu, 20 April lalu. 

Hadir dengan 2 varian warna, yaitu cokelat dan hitam, 52 jam ini diproduksi hanya di dalam dua malam. Jam tangan ini juga dibubuhi tanda tangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, logo G20, dan logo Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Berkat kesuksesan tersebut, tak heran Pala Nusantara kembali dipercaya untuk menjadi pemasok suvenir resmi G20 pada November mendatang. 

Harga dan Design Pala Nusantara 

Menghadirkan warna dan desain yang menyasar anak muda, UMKM ini menawarkan harga yang terjangkau, yaitu mulai dari Rp500.000. 

Menurut Ilham Pinastiko, jam tangan kini tidak hanya berfungsi sebagai alat pengukur waktu, tetapi juga merupakan bagian dari gaya hidup. Maka dari itu, Pala Nusantara juga melakukan brand storytelling yang baik untuk menguatkan citranya di pasaran.  

Ekspansi 

Sesuai namanya, Pala Nusantara optimis untuk melakukan ekspansi bisnis ke beberapa negara potensial, seperti Singapura, Amerika Serikat, dan Jerman. Oleh karena itu, Pala Nusantara memberi kesempatan bagi para pihak lain, seperti investor untuk senantiasa mendukung dan memantau perkembangan usaha jam tangan kayu ini. 

Guna mencapai hal tersebut, Pala Nusantara juga aktif terlibat di dalam acara berskala nasional, seperti INACRAFT dan kompetisi Big Start Season 4 yang diselenggarakan Blibli.com untuk para startup pada Oktober 2019 lalu.   

Peran aktif tersebut mendukung perkembangan Pala Nusantara dan meningkatkan brand awareness-nya di mata masyarakat. Laporan dari Smesco menyebutkan bahwa produksi dari brand ini telah mencapai 3.000 buah.