Doa Niat Puasa Nisfu Sya’ban, Keutamaan, dan Hukumnya

Puasa Nisfu Syaban dilakukan umat Islam yang ingin menunaikan amalan pada bulan Syaban. Untuk menunaikannya, umat Islam harus terlebih dahulu membacakan doa niat puasa Nisfu Sya’ban. 

Nisfu Syaban sendiri adalah peringatan tanggal 15 dari bulan kedelapan (Syaban) di dalam kalender Islam. Malam itu merupakan malam penuh ampunan, pembebasan, dan penuh berkah. Maka dari itu, seluruh umat Islam dianjurkan untuk berpuasa Nisfu Syaban dengan membacakan niat puasa Nisfu Sya’ban terlebih dahulu. 

Keutamaan Doa Niat Puasa Syaban

Bacaan niat puasa Nisfu Syaban adalah ibadah sunnah dengan kedudukan yang setara dengan puasa pada bulan-bulan lainnya. Hal ini dijelaskan Syeikh Nawawi Al-Bantani di dalam Nihayatuz Zain sebagai berikut: 

“Bulan paling utama adalah Ramadan, kemudian Muharram, lalu Rajab, selanjutnya Zulhijah, kemudian Zulqa’dah, lalu Sya’ban. Ucapan mereka dilihat secara zahir mengatakan bahwa pada bulan selain yang disebutkan kesunahannya sama.” 

Selain itu Usamah bin Zaid juga berkata, “Ya Rasulullah SAW, aku tidak pernah melihatmu berpuasa sebanyak di bulan Sya’ban.” Rasulullah SAW berkata, ” Ini adalah bulan yang tidak banyak diperhatikan orang-orang antara Rajab dan Ramadhan. Ini adalah bulan saat berbagai amalan diangkat kepada Allah SWT. Aku suka amalanku diangkat saat sedang berpuasa.” (HR Imam An-Nasa’i). 

Pada malam-malam Nisfu Syaban, Allah Swt. akan mengampuni dosa para umat-Nya yang memohon ampunan dan kasih serta meringankan penderitaan orang yang sedang kesusahan. Umat Islam memperingati Nisfu Syaban dengan menjalankan banyak amalan, seperti berpuasa dengan doa niat puasa Nisfu Syaban, berzikir, dan membaca Al-Qur’an. Simak penjelasan selengkapnya tentang hukum, waktu pelaksanaan, dan doa niat puasa Nisfu Sya ban di bawah ini.  

Hukum dan Niat Puasa Sunnah Nisfu Sya ban

Hukum dari puasa Nisfu Sya’ban adalah sunnah, sehingga dianjurkan, tetapi tidak apa-apa jika memang berhalangan untuk melakukannya. Sebagai puasa sunnah, niat puasa sebelum Nisfu Sya ban bisa dibaca pada malam sebelum berpuasa maupun pada siang hari saat hendak berpuasa, asalkan belum melakukan tindakan pembatal puasa. 

Niat puasa malam Nisfu Syaban: 

“Nawaitu shauma ghadin ‘an adai sunnati Sya’bana lillahi ta’ala.”

Arti: 

“Saya niat puasa sunah Syaban besok karena Allah Ta’ala.” 

Niat puasa bulan Syaban pada siang hari: 

“Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an adai sunnati Sya’bana lillahi ta’ala.”

Arti: 

“Saya niat puasa sunah Syaban hari ini karena Allah Ta’ala.” 

Doa Nisfu Syaban dan Waktu Pelaksanaannya 

Nisfu Syaban terjadi pada tanggal 15 bulan Syaban. Nah, puasa pada malam Nisfu Syaban biasanya dilakukan pada Ayyamul Bidh (hari ke-13, 14, dan 15). Selain menjalankan puasa nisfu Syaban dengan doa niat puasa Sya’ban, umat Islam juga dianjurkan untuk memanfatkan doa Nisfu Syaban sebagai berikut: 

“Allahumma ya dzal manni wa la yumannu ‘alaika, ya dzal jalali wal ikram, ya dzat thowli wal in’am, la ilaha illa anta dhahral lajin wa jaral mustajirin wa ma’manal kha’ifin. Allahumma in kunta katabtani ‘indaka fî ummil kitabi syaqiyyan aw makhruman aw muqtarran ‘alayya fir rizqi, famkhullahumma fi ummil kitabi syaqawati wa khirmani waqtitara rizqi, waktubni ‘indaka sa’idan marzuqan muwaffaqan lil khoirat. Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fi kitabikal munzal ‘ala lisani nabiyyikal mursalin, yamkhullahu ma yasya’u wa yutsbitu, wa ‘indahu ummul kitab, wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammad wa ala alihi wa shahbihî wa sallama, walhamdulillahi rabbil ‘alamîn.” 

Arti: 

“Wahai Tuhanku yang Maha Pemberi, Engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut. Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku. Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata–sementara perkataan-Mu adalah benar–di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, ‘Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.’ Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah Swt..”  

Akhir Kata 

Itulah keutamaan, hukum, waktu pelaksanaan, dan bacaan niat puasa Nisfu Sya ban 2023 yang perlu dipahami umat Islam. Sebelum berpuasa Nisfu Syaban, pastikan Sobat Sokmo sehat walafiat fisik dan mental. Semangat!